Kategori : Pojok Guru (39 posts)


"PROSES" PEMBELAJARAN DI KELAS HARUS BERKESADARAN

Memaknai Permendikdasmen 1 Tahun 2026 "PROSES" PEMBELAJARAN DI KELAS HARUS BERKESADARAN Oleh: Susanto,M.Pd. Kepala SMAN 1 Sumberrejo-Bojonegoro   Januari 2026 membuka lembaran baru dalam sejarah pendidikan nasional kita. Di tengah hiruk-pikuk pergantian tahun dan penyesuaian nomenklatur kementerian baru, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bergerak cepat dengan menerbitkan Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah. Sebagai regulasi pembuka tahun, peraturan ini bukan sekadar dokumen administratif biasa. Ia membawa beban filosofis yang berat: meredefinisi ulang "bagaimana" pendidikan itu seharusnya terjadi di ruang-ruang kelas kita. Namun, pertanyaannya tetap klasik: apakah ini akan menjadi revolusi mental bagi guru dan siswa, atau hanya akan berakhir sebagai tumpukan administrasi baru yang membebani? Peran Guru Poin paling radikal—dan mungkin paling menantang—dari Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 adalah redefinisi peran pendidik. Pasal-pasal di dalamnya secara tegas menggeser posisi guru dari sekadar penyampai materi menjadi tiga peran sekaligus: teladan, pendamping, dan fasilitator.Selama puluhan tahun, sistem pendidikan kita terjebak dalam model teacher-centered, di mana guru adalah satu-satunya sumber kebenaran dan siswa adalah bejana kosong yang harus diisi.  Peraturan baru ini ingin meruntuhkan menara gading tersebut. Guru tidak lagi dituntut untuk menghabiskan materi buku teks (kejar tayang kurikulum), melainkan dituntut untuk mendampingi siswa membangun pengetahuannya sendiri.Ini adalah kabar baik bagi siswa, namun "alarm bahaya" bagi guru yang enggan berubah. Menjadi fasilitator membutuhkan kerendahan hati intelektual dan keterampilan pedagogis yang jauh lebih kompleks daripada sekadar berceramah. Apakah Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) dan pelatihan guru kita sudah siap mencetak "arsitek belajar" seperti ini? Atau kita hanya akan melihat guru yang sama, dengan metode yang sama, namun dengan label administrasi yang berbeda?   Tiga Mantra Baru: Berkesadaran, Bermakna, Menyenangkan   Permendikdasmen ini mengusung tiga prinsip utama pembelajaran: Berkesadaran, Bermakna, dan Menyenangkan.Prinsip "Bermakna" (Meaningful) adalah kritik langsung terhadap budaya hafalan yang selama ini menjadi penyakit kronis pendidikan kita. Materi pelajaran harus relevan dengan kehidupan nyata dan kontekstual. Ini sejalan dengan semangat Deep Learning yang juga didorong oleh Menteri Abdul Mu'ti. Kita tidak butuh siswa yang hafal tahun Perang Diponegoro tetapi tidak paham esensi perjuangan; kita butuh siswa yang mengerti mengapa sejarah itu relevan bagi kehidupannya hari ini. Sementara itu, prinsip "Menyenangkan" (Joyful) adalah tantangan terbesar. Menyenangkan di sini bukan berarti kelas yang penuh gelak tawa tanpa esensi, melainkan suasana psikologis yang aman, bebas dari perundungan (bullying), dan inklusif. Di sinilah letak ujian sesungguhnya. Bagaimana menciptakan suasana menyenangkan jika infrastruktur sekolah masih rusak (meski ada target renovasi 60.000 sekolah di 2026) atau jika kesejahteraan guru masih menjadi isu yang timbul tenggelam? Guru yang stres karena tekanan ekonomi atau administrasi sulit diharapkan menciptakan suasana kelas yang "menyenangkan".   Tantangan Implementasi Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 adalah sebuah dokumen yang indah di atas kertas. Ia menawarkan visi pendidikan yang humanis, holistik (olah pikir, olah hati, olah rasa, olah raga), dan memuliakan siswa. Ini adalah langkah yang tepat untuk memulai tahun 2026.Namun, regulasi hanyalah kompas, bukan nakhoda. Keberhasilan aturan ini tidak ditentukan di kantor kementerian di Senayan, melainkan di ruang-ruang kelas di pelosok desa dan hiruk-pikuk kota. Kuncinya ada pada kepercayaan. Pemerintah harus percaya pada otonomi guru, dan guru harus percaya pada potensi siswa. Tanpa perubahan pola pikir (mindset) dari seluruh ekosistem pendidikan—mulai dari dinas, pengawas, kepala sekolah, hingga orang tua—Permendikdasmen ini hanya akan menjadi macan kertas. Mari kita kawal bersama, agar "standar proses" ini benar-benar memproses manusia Indonesia menjadi pembelajar sejati, bukan sekadar memproses dokumen demi akreditasi. Di bawah payung Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026, guru yang inovatif bukanlah guru yang selalu memakai aplikasi tercanggih. Guru Inovatif adalah guru yang berani keluar dari zona nyaman metode ceramah demi merancang pengalaman belajar yang membuat mata muridnya berbinar karena mereka paham "Untuk apa saya belajar ini?". Nah, esensi dari Permendikdasmen ini adalah memanusiakan hubungan di dalam kelas. Guru tidak lagi dituntut menjadi administrator yang sibuk dengan pemberkasan rumit, melainkan menjadi mitra belajar yang hadir sepenuhnya untuk menumbuhkan potensi murid yang sadar, berdaya, dan bahagia dalam proses belajarnya.

SELAMAT DATANG KEPALA SMAN 1 SUMBERREJO BOJONEGORO BAPAK SUSANTO, M.Pd.

SELAMAT DATANG KEPALA SMAN 1 SUMBERREJO BOJONEGORO BAPAK SUSANTO, M.Pd. SMA Negeri 1 Sumberrejo Bojonegoro dengan penuh sukacita menyambut kehadiran Bapak Susanto, M.Pd. Sebagai Kepala Sekolah yang baru. semoga dengan kepemimpinan Bapak, SMA Negeri 1 Sumberrejo semakin maju, berprestasi, sukses, dan menjadi sekolah yang unggul dalam bidang akademik, nonakademik, serta pengembangan karakter siswa. Kami seluruh civitas akademika siap bekerja sama, mendukung, dan bersinergi dengan Bapak untuk mewujudkan visi dan misi sekolah, menciptakan lingkungan belajar yang inspiratif, serta membentuk generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan berprestasi. Selamat datang dan selamat bertugas, Bapak Susanto, M.Pd. Mari bersama-sama kita wujudkan SMA Negeri 1 Sumberrejo menjadi sekolah kebanggaan masyarakat Bojonegoro.

UPACARA HARI GURU NASIONAL 2025 SMAN 1 SUMBERREJO BOJONEGORO

UPACARA HARI GURU NASIONAL 2025 SMAN 1 SUMBERREJO BOJONEGORO SMA Negeri 1 Sumberrejo Bojonegoro melaksanakan Upacara Peringatan Hari Guru Nasional 2025 sebagai wujud penghargaan dan penghormatan kepada para guru yang telah mendedikasikan ilmu, waktu, dan tenaga demi tercapainya generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan berprestasi. Upacara ini dilaksanakan secara tertib dan khidmat, diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Sekolah menyampaikan amanat yang menekankan pentingnya peran guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa, sekaligus motivasi bagi siswa untuk menghargai dan meneladani dedikasi para pendidik. Peringatan Hari Guru Nasional juga menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen seluruh civitas sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, mendukung prestasi akademik maupun nonakademik, serta menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan semangat kebersamaan. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh siswa dapat menghargai jasa guru, meneladani etos kerja, serta terus termotivasi untuk belajar dan berprestasi, sementara guru semakin termotivasi untuk mengabdikan diri dalam mendidik generasi penerus bangsa. Selamat Hari Guru Nasional 2025! Teruslah menjadi inspirasi, pahlawan, dan teladan bagi seluruh siswa.

UPACARA HARI GURU NASIONAL 2025 SMAN 1 SUMBERREJO BOJONEGORO

UPACARA HARI GURU NASIONAL 2025 SMAN 1 SUMBERREJO BOJONEGORO SMA Negeri 1 Sumberrejo Bojonegoro melaksanakan Upacara Peringatan Hari Guru Nasional 2025 sebagai wujud penghargaan dan penghormatan kepada para guru yang telah mendedikasikan ilmu, waktu, dan tenaga demi tercapainya generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan berprestasi. Upacara ini dilaksanakan secara tertib dan khidmat, diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Sekolah menyampaikan amanat yang menekankan pentingnya peran guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa, sekaligus motivasi bagi siswa untuk menghargai dan meneladani dedikasi para pendidik. Peringatan Hari Guru Nasional juga menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen seluruh civitas sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, mendukung prestasi akademik maupun nonakademik, serta menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan semangat kebersamaan. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh siswa dapat menghargai jasa guru, meneladani etos kerja, serta terus termotivasi untuk belajar dan berprestasi, sementara guru semakin termotivasi untuk mengabdikan diri dalam mendidik generasi penerus bangsa. Selamat Hari Guru Nasional 2025! Teruslah menjadi inspirasi, pahlawan, dan teladan bagi seluruh siswa.

PEMBINAAN KEPADA SISWA SMAN 1 SUMBERREJO DARI KAPOLSES SUMBERREJO

PEMBINAAN KEPADA SISWA SMAN 1 SUMBERREJO DARI KAPOLSES SUMBERREJO Smaness News- Kapolsek sumberrejo Bapak Ngali menjadi Pembina upacara di SMAN 1 Sumberrejo Senin  (17/02/2025 ) pagi tadi. Dalam upacara bendera tersebut turut dihadiri kepala sekolah SMAN 1 Sumberrejo Bapak Drs. Nurhadi, M.Pd. Bapak/Ibu guru dan tendik serta siswa-siswi SMAN 1 Sumberrejo mulai dari kelas X, XI, dan kelas XII. Dalam amanatnya Bapak Ngali menyampaikan tentang keselamatan berkendara meliputi memastikan kendaran dalam kondisi baik, memakai helm, mematuhi peraturan lalu lintas, tidak menggunakan knalpot brong dll.

KEGIATAN JUM’AT SEHAT

KEGIATAN JUM’AT SEHAT SMANESS SPORT- Kegiatan Jum’at Sehat ini adalah salah satu dari program sekolah di SMAN 1 Sumberrejo, kegiatan yang diadakan setiap sebulan sekali ini sangat dinantikan oleh Bapak/Ibu Guru. Tepat pukul 06.30 senam dimulai di lapangan SMANESS, tidak hanya Guru dan Tendik, jum’at sehat ini juga di ikuti oleh kepala sekolah Bapak Drs. Nurhadi, M.Pd. Tujuan adanya program jum’at sehat ini diharapkan bermanfaat untuk  menjaga Kesehatan tubuh Kepala Sekolah, Guru, dan Tendik.    

HARI GURU NASIONAL 2024

HARI GURU NASIONAL 2024 Upacara peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2024 diselenggarakan secara serentak pada Senin (25/11) di setiap instansi termasuk di SMAN 1 Sumberrejo. Petugas upacara peringatan hari guru di SMAN 1 Sumberrejo adalah Bapak/Ibu Guru dan Pembina upacara adalah Bapak Drs. Nurhadi, M.Pd. Tema HGN tahun ini adalah Guru Hebat Indonesia Kuat, yang memiliki tiga makna. Pertama penegasan tentang arti dan kedudukan penting para guru. Kedua, guru sebagai agen pembelajaran dan juga agen peradaban. Ketiga, guru menentukan kualitas sumber daya manusia (SDM), generasi bangsa yang melanjutkan perjuangan serta memajukan bangsa dan negara.             Selesai upacara, siswa siswi SMAN 1 Sumberrejo memberikan ucapan hari guru dengan bersalaman dengan bapak kepala sekolah dan Bapak/Ibu guru serta tenaga kependidikan.                                                                     

JALAN SEHAT MEMPERINGATI DIES NATALIS KE- 44 SMAN 1 SUMBERREJO

JALAN SEHAT MEMPERINGATI DIES NATALIS KE- 44  SMAN 1 SUMBERREJO SMA Negeri 1 Sumberrejo didirikan pada tahun 1980 di Kabupaten Bojonegoro, salah satu sekolah yang ada di Bojonegoro dengan segudang prestasi, baik akademik maupun non akademik. Di tahun 2024 ini usia SMANESS 44 tahun, dalam rangka memperingati dies natalis yang ke-44 tahun, telah diselenggarakan jalan sehat pada hari senin, 18 november 2024 dengan tema “Jejak Langkah 44 tahun, Langkah sehat menuju prestasi” Harapannya dengn tema ini SMANESS semakin berprestasi dan selalu sukses. Jalan sehat di ikuti oleh seluruh warga SMANESS, tak lupa terdapat doorprize dari bapak/ibu guru juga dari alumni smaness 2003, selain itu ada hadiah utama yaitu kulkas, mesin cuci, kipas angin, kompor. Dll. Jalan sehat di buka oleh kepala SMAN 1 Sumberrejo Bapak Drs. Nurhadi, M.Pd dengan memotong pita, setelah jalan sehat dilanjutkn dengan pengundian kupon dan dimeriahkan oleh penampilan dari Bapak/Ibu guru dan nuansa musik. Acara sangat meriah, terutama saat pengundian doorprize kulkas, mesin cuci, dan rak baju. Selamat untuk siswa yang mendapatkan doorprize semoga bermanfaat.                                

DWP SMAN 1 SUMBERREJO MERAIH JUARA 2 LOMBA FUTURISTIK GARNISH DWP CABANG DINAS PENDIDIKAN SMAN SMKN -PKLK KAB. BOJONEGORO

DWP SMAN 1 SUMBERREJO MERAIH JUARA 2 LOMBA FUTURISTIK GARNISH DWP CABANG DINAS PENDIDIKAN SMAN SMKN -PKLK KAB. BOJONEGORO DWP Cabang Dinas Pendidikan SMAN SMKN- PKLK Kab. Bojonegoro mengadakan lomba futuristic garnish kreasi masa depan dalam setiap sajian. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 19 Oktober 2024 di SLB Negeri Sumbang Bojonegoro, DWP SMAN 1 Sumberrejo mengikuti lomba yang diwakili Oleh Ibu Rumiyati Nurhadi dan Ibu Nudjanah. Hasil yang diperoleh DWP SMAN 1 Sumberrejo meraih juara 2 lomba Garnish ini. Keluarga besar SMAN 1 Sumberrejo  turut bangga atas prestasi yang diperoleh, kami mengucapkan selamat dan sukses untuk DWP SMAN 1 Sumberrejo semoga kedepannya semakin berprestasi dan sukses. Amiiinnnn  

SMANESS MENGIKUTI BOJONEGORO FUN RUN 2024

SMANESS MENGIKUTI BOJONEGORO FUN RUN 2024 Bojonegoro Fun Run 2024 merupakan acara lari yang diadakan untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-347. Acara ini berlangsung pada hari Sabtu, 12 Oktober 2024. Lokasi ada di alun-alun bojonegoro, kegiatan yang berlangsung cukup semarak ini diikuti oleh sekitar 5.700 peserta salah satunya dari SMAN 1 Sumberrejo. Tidak hanya siswa smaness melainkan guru dan tendik juga berpartisipasi mengikuti kegiatan tersebut. Kegiatan Bojonegoro Fun Run 2024 ini dibagi menjadi tiga kategori, yakni kategori 10k, 5k dan 2,5k.

DHARMA WANITA PERSATUAN (DWP) SMAN 1 SUMBERREJO

Dharma Wanita merupakan organisasi internal yang terbentuk pada masa orde baru pada 5 Agustus 1974. Organisasi ini diprakarsai didirikan oleh Ketua Dewan Pembina KORPRI saat itu, Amir Machmud, atas prakarsa Ibu Tien Soeharto sebagai Ibu Negara. Dharma Wanita merupakan organisasi beranggotakan istri pegawai negeri sipil (PNS). Kegiatan DWP di SMAN 1 Sumberrejo dilaksanakan tiap 3 bulan sekali, terdiri dari beberapa bidang antara lain bidang Pendidikan, Ekonomi, dan sosial-budaya, Pada bulan agustus 2024 telah dilaksanakan pertemuan Dharma Wanita, kegiatan dibuka oleh Ibu Rumiyati Nurhadi selaku ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) SMAN 1 Sumberrejo, dilanjutkan dengan laporan masing-masing ketua bidang, setelah itu materi tentang cara pembuatan MPASI Oleh Ibu Vera Martina Dewi  dan Ibu Nani Indah Lestari, dan cara menghias garnis oleh Ibu Nurdjanah dan Ibu Pudji Rahadju. Rangkaian acara kegiatan DWP berjalan dengan lancar dan sangat bermanfaat sekali untuk anggota DWP.