Peresmian Program Sedekah Botol Plastik (SEBATIK) SMAN 1 Sumberrejo Bojonegoro “ONE STUDENT, ONE PIECE OF PLASTIC”
Peresmian Program Sedekah Botol Plastik (SEBATIK) SMAN 1 Sumberrejo Bojonegoro “ONE STUDENT, ONE PIECE OF PLASTIC” Sumberrejo–Bojonegoro, tanggal 7 Maret 2026. Program Sedekah Botol Plastik (SEBATIK) di sekolah merupakan sebuah inisiatif peduli lingkungan yang melibatkan siswa dalam kegiatan pengumpulan sampah botol atau gelas plastik di lingkungan sekolah. Kegiatan ini dilakukan setiap pelaksanaan Jum’at Bersih maupun setelah kegiatan belajar selesai. Sampah plastik yang terkumpul kemudian disetorkan ke bank sampah dan dikelola oleh OSMAPEK SMANESS pada Jum'at (6/3/2026). Hasil penjualan sampah tersebut dimanfaatkan untuk giat aksi kebersihan sekolah, penghijauan, atau kegiatan sosial. Program ini diharapkan mampu mengurangi jumlah limbah plastik secara signifikan di lingkungan sekolah. Tujuan utama program ini adalah untuk mengurangi limbah plastik di lingkungan sekolah, mengenalkan dan membiasakan pengelolaan sampah dengan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), serta menanamkan karakter peduli lingkungan dan semangat berbagi kepada siswa sejak dini. Kepala SMAN 1 Sumberrejo, Susanto, M.Pd., menyambut positif gerakan “One Student, One Piece of Plastic”. Beliau berharap program ini dapat menumbuhkan kesadaran seluruh warga sekolah untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dan mengurangi pencemaran sampah plastik. Menurutnya, menjaga kebersihan lingkungan juga merupakan bagian dari menjaga nilai-nilai keimanan. Hal serupa juga disampaikan oleh koordinator program One Student, One Piece of Plastic, Suparmanto, S.Si., M.Pd. Beliau menilai program ini memiliki tujuan yang sangat baik, yakni membantu mengurangi sampah plastik di lingkungan sekolah sekaligus mendukung keberhasilan program sekolah Adiwiyata. Oleh karena itu, program ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan. Menurut Warda Ayu Suryani kelas XI-5, program sedekah botol plastik sangat bagus sekali dan patut menjadi program yang berkelanjutan, karena dari program tersebut siswa-siswi bisa termotivasi untuk mengelola sampah dan menanamkan rasa tanggung jawab dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Program ini memiliki dampak positif untuk lingkungan sekolah menjadi ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), lebih bersih, rapi, dan minim sampah plastik. Selain itu dapat membentuk karakter siswa yang bertanggung jawab. Peduli, dan sadar lingkungan.



