Kategori : Beranda - Pengumuman (245 posts)


Peresmian Program Sedekah Botol Plastik (SEBATIK) SMAN 1 Sumberrejo Bojonegoro “ONE STUDENT, ONE PIECE OF PLASTIC”

Peresmian Program Sedekah Botol Plastik (SEBATIK) SMAN 1 Sumberrejo Bojonegoro “ONE STUDENT, ONE PIECE OF PLASTIC”   Sumberrejo–Bojonegoro, tanggal 7 Maret 2026. Program Sedekah Botol Plastik (SEBATIK) di sekolah merupakan sebuah inisiatif peduli lingkungan yang melibatkan siswa dalam kegiatan pengumpulan sampah botol atau gelas plastik di lingkungan sekolah. Kegiatan ini dilakukan setiap pelaksanaan Jum’at Bersih maupun setelah kegiatan belajar selesai. Sampah plastik yang terkumpul kemudian disetorkan ke bank sampah dan dikelola oleh OSMAPEK SMANESS pada Jum'at (6/3/2026). Hasil penjualan sampah tersebut dimanfaatkan untuk giat aksi kebersihan sekolah, penghijauan, atau kegiatan sosial. Program ini diharapkan mampu mengurangi jumlah limbah plastik secara signifikan di lingkungan sekolah. Tujuan utama program ini adalah untuk mengurangi limbah plastik di lingkungan sekolah, mengenalkan dan membiasakan pengelolaan sampah dengan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), serta menanamkan karakter peduli lingkungan dan semangat berbagi kepada siswa sejak dini. Kepala SMAN 1 Sumberrejo, Susanto, M.Pd., menyambut positif gerakan “One Student, One Piece of Plastic”. Beliau berharap program ini dapat menumbuhkan kesadaran seluruh warga sekolah untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dan mengurangi pencemaran sampah plastik. Menurutnya, menjaga kebersihan lingkungan juga merupakan bagian dari menjaga nilai-nilai keimanan. Hal serupa juga disampaikan oleh koordinator program One Student, One Piece of Plastic, Suparmanto, S.Si., M.Pd. Beliau menilai program ini memiliki tujuan yang sangat baik, yakni membantu mengurangi sampah plastik di lingkungan sekolah sekaligus mendukung keberhasilan program sekolah Adiwiyata. Oleh karena itu, program ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan. Menurut Warda Ayu Suryani kelas XI-5,  program sedekah botol plastik sangat bagus sekali dan patut menjadi program yang berkelanjutan, karena dari program tersebut siswa-siswi bisa termotivasi untuk mengelola sampah dan menanamkan rasa tanggung jawab dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Program ini memiliki dampak positif untuk lingkungan sekolah menjadi ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), lebih bersih, rapi, dan minim sampah plastik. Selain itu dapat membentuk karakter siswa yang bertanggung jawab. Peduli, dan sadar lingkungan.

PELAKSANAAN TRY OUT BERBASIS KOMPUTER (TOBK) SNBT SMAN 1 SUMBERREJO BOJONEGORO

PELAKSANAAN TRY OUT BERBASIS KOMPUTER (TOBK) SNBT SMAN 1 SUMBERREJO BOJONEGORO Sumberrejo–Bojonegoro, 2 Maret 2026. Pelaksanaan Try Out Berbasis Komputer (TOBK) SNBT merupakan bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kesiapan siswa menghadapi Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Ganesha Operation bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur sebagai upaya strategis dalam memfasilitasi siswa SMA/SMK/MA di Jawa Timur agar lebih siap bersaing masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Impian pada Senin (2/3/2026). Kegiatan Try Out Berbasis Komputer (TOBK) SNBT diikuti oleh 315 siswa dari total 322 siswa kelas XII SMAN 1 Sumberrejo. Sebanyak 7 siswa belum dapat mengikuti kegiatan karena mengalami kendala pada akun saat proses login.   Pelaksanaan Try Out Berbasis Komputer (TOBK) SNBT ini bertujuan untuk mengukur tingkat kesiapan dan kemampuan siswa dalam menghadapi Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). Melalui sistem berbasis komputer, siswa dilatih mengerjakan soal sesuai dengan format dan durasi ujian yang sesungguhnya, sehingga mereka terbiasa dengan mekanisme tes, manajemen waktu, serta strategi pengerjaan soal. Kepala SMAN 1 Sumberrejo, Susanto M.Pd menyambut baik sekaligus bersyukur terselengaranya Try Out Berbasis Komputer (TOBK) SNBT oleh  Dinas pendidikan Provinsi Jawa Timur bekerjasama  dengan Ganesha Operation (GO) menyelenggarakan TOBK SNBT untuk persiapan siswa kelas XII menghadapi SNBT 2026. “Sebuah langkah baik dalam membekali siswa mempersiapkan masuk PTN melalui jalur SNBT. Semoga para siswa sukses meraih cita cita”. Kegiatan try out ini dirancang menyerupai sistem dan pola soal SNBT yang sesungguhnya mencakup kemampuan penalaran umum, penalaran matematika, pengetahuan kuantitatif, pemahaman bacaan dan menulis, pengetahuan dan pemahaman umum, literasi bahasa indonesia, dan literasi bahasa inggris. Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum, Andik Kurniawan, M.Pd.,  menyampaikan dengan adanya TOBK SNBT harapannya siswa kelas XII dapat mengukur kemampuan diri sekaligus dapat memotivasi siswa untuk meningkatkan kemampuan dan kualitas belajar sehingga bisa lolos SNBT. Beliau berharap, dengan adanya evalusi melalui TOBK, siswa semakin termotivasi untuk belajar lebih giat, Menyusun strategi yang lebih efektif, dan mempersiapkan diri secara optimal sehingga mampu meraih hasil terbaik serta lolos dalam Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT). Menurut perwakilan siswa kelas XII, Anggun Dwike Purnama dari kelas XII-1, kegiatan TOBK SNBT memberikan manfaat yang sangat besar bagi siswa, khususnya bagi mereka yang sebelumnya belum pernah mengikuti simulasi ujian serupa. Ia menyampaikan bahwa melalui TOBK, siswa menjadi lebih memahami ragam bentuk dan karakteristik soal SNBT, sehingga tidak lagi merasa asing dengan pola pertanyaan maupun sistem pengerjaannya. Ingatlah proses tidak akan mengkhianati hasil. Teruslah berjuang, karena setiap Langkah kecil hari ini adalah bagian dari perjalanan menuju masa depan yang lebih cerah.

RAMADHAN KAREEM "KAJIAN KEAGAMAAN PUTRI" SMAN 1 SUMBERREJO BOJONEGORO

RAMADHAN KAREEM "KAJIAN KEAGAMAAN PUTRI" SMAN 1 SUMBERREJO BOJONEGORO  Sumberrejo- Bojonegoro, 28 Februari 2026. Kajian keagamaan putri merupakan program rutin yang dilaksanakan setiap hari Jum’at sebagai upaya membentuk pribadi muslimah yang beriman, berakhlak mulia, dan berilmu. Kegiatan ini diawali dengan pelaksanaan salat dzuhur berjamaah di mushola sekolah. Seluruh siswi mengikuti sholat berjamaah dengan tertib dan khusyuk sebagai bentuk pembiasaan ibadah serta penguatan karakter religius pada Jum’at (27/2/2026). Setelah salat berjamaah, kegiatan dilanjutkan dengan kajian keputrian yang dipandu oleh guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Rochana Jamil, S.Pd.I., Materi yang disampaikan tentang Wanita shalihah. Kepala SMAN 1 Sumberrejo Susanto, M.Pd menyampaikan kegiatan ini sungguh luar biasa, para siswi diajak berpikir kritis mengkaji problema keagamaan khususnya masalah keputrian dalam bingkai keislaman, Ini menjadi bekal hidup di masyarakat. Sementara itu, Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) SMAN 1 Sumberrejo, Rochana Jamil, S.Pd.I., memaparkan bahwa dengan adanya kajian keagamaan keputrian yang diadakan setiap hari jum’at semoga dapat meningkatkan ketaqwaan para siswi, dengan membekali ilmu agama yang esensial khususnya tentang kewanitaan, seperti akhlak, fiqih islam, pergaulan dan sebagainya. Melalui kegiatan ini juga diharapkan dapat membentuk karakter para siswi agar memiliki moral, etika dan prilaku yang baik sesuai dengan alquran dan hadits Nabi Muhammad SAW. Para siswi pun merasakan manfaat dari kegiatan tersebut. Raisya Aulia dari kelas X-2 menyampaikan bahwa pembiasaan sholat berjamaah di sekolah dapat meningkatkan rasa keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, menjalin silaturahmi kepada sesama warga sekolah, mendapatkan pahala yang berlipat ganda, serta menjadikan kita lebih bersemangat menjalani ibadah walaupun disaat bulan puasa. Selain itu, adanya kajian keagamaan putri yang membahas tema wanita shalihah juga bermanfaat sekali bagi siswi SMANESS, antara lain sebagai pengingat agar kita selalu  berhati- hati dalam bertindak atau berperilaku, menjaga diri, dan memperbaiki akhlak. Melalui kegiatan kajian keagamaan putri setiap hari Jum’at ini, diharapkan para siswi tidak hanya memahami ajaran agama secara teori, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Program ini menjadi wadah pembinaan spiritual sekaligus penguatan karakter agar tumbuh menjadi generasi muslimah yang cerdas, santun, dan bertanggung jawab.  

WUJUDKAN “RAMADHAN PENDIDIKAN BERDAMPAK ” OSMAPEK (OSIS DAN MPK) SMAN 1 SUMBERREJO BOJONEGORO BERBAGI TAKJIL DAN BUKA BERSAMA”

WUJUDKAN “RAMADHAN PENDIDIKAN BERDAMPAK ” OSMAPEK (OSIS DAN MPK) SMAN 1 SUMBERREJO BOJONEGORO BERBAGI TAKJIL DAN BUKA BERSAMA”  Sumberrejo-Bojonegoro, tanggal 26 Februari 2026. Bulan suci Ramadhan menjadi momentum istimewa bagi keluarga besar SMAN 1 Sumberrejo untuk menanamkan nilai kepedulian dan kebersamaan. Dalam rangka menyukseskan program “Ramadhan Pendidikan Berdampak”, OSMAPEK (OSIS DAN MPK) menggelar kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat serta dilanjutkan dengan buka bersama pada Rabu (25/2/2026). Kegiatan berbagi takjil dilaksanakan di sekitar lingkungan sekolah yaitu di perempatan medalem, pohwates, dan perempatan sumberrejo. Dengan penuh semangat, para pengurus OSMAPEK (OSIS DAN MPK) turun langsung membagikan takjil kepada para pengguna jalan dan masyarakat sekitar. Senyum ramah dan sapaan hangat dari para siswa menjadi bukti bahwa pendidikan bukan hanya tentang akademik, tetapi juga tentang membangun karakter dan empati. Setelah kegiatan berbagi, acara dilanjutkan dengan buka bersama. Suasana kebersamaan terasa begitu hangat saat semua berkumpul, berdoa, dan menikmati hidangan sederhana penuh rasa syukur. Kepala SMAN 1 Sumberrejo Susanto, M.Pd., yang turut memantau kegiatan ini menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif dan kerja keras para siswa. Beliau mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata pendidikan yang berdampak, di mana siswa tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan akhlak yang mulia. “Inilah esensi pendidikan sesungguhnya, ketika ilmu berjalan beriringan dengan kepedulian,” tegas Susanto dengan penuh semangat. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Bapak Cipto, juga menyampaikan rasa bangga terhadap OSMAPEK (OSIS DAN MPK). Menurut beliau, Kegiatan bertujuan tidak hanya memperkuat karakter iman dan takwa di bulan suci, atau berdampak pada penguatan jiwa sosial siswa, namun sebagai implementasi penguatan karakter peduli sesama yang membutuhkan. “Saya melihat semangat gotong royong, tanggung jawab, dan kekompakan yang luar biasa. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi budaya positif di sekolah kita,” ungkapnya. Sementara itu, perwakilan OSMAPEK (OSIS DAN MPK)  menyampaikan rasa syukur karena dapat berbagi dengan masyarakat di bulan yang penuh berkah ini. Mereka merasa kegiatan tersebut memberikan pengalaman berharga dan mempererat solidaritas antaranggota. “Kami belajar bahwa berbagi itu membahagiakan. Semoga apa yang kami lakukan hari ini membawa manfaat dan menjadi ladang kebaikan bagi kita semua,” ujar lutfi miftahul perwakilan dari OSIS. Melalui kegiatan ini, OSMAPEK (OSIS DAN MPK)  SMAN 1 Sumberrejo membuktikan bahwa Ramadhan adalah waktu terbaik untuk menghadirkan pendidikan yang berdampak nyata, pendidikan yang membentuk karakter, menumbuhkan empati, serta mempererat ukhuwah di lingkungan sekolah dan masyarakat.

"PROSES" PEMBELAJARAN DI KELAS HARUS BERKESADARAN

Memaknai Permendikdasmen 1 Tahun 2026 "PROSES" PEMBELAJARAN DI KELAS HARUS BERKESADARAN Oleh: Susanto,M.Pd. Kepala SMAN 1 Sumberrejo-Bojonegoro   Januari 2026 membuka lembaran baru dalam sejarah pendidikan nasional kita. Di tengah hiruk-pikuk pergantian tahun dan penyesuaian nomenklatur kementerian baru, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bergerak cepat dengan menerbitkan Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah. Sebagai regulasi pembuka tahun, peraturan ini bukan sekadar dokumen administratif biasa. Ia membawa beban filosofis yang berat: meredefinisi ulang "bagaimana" pendidikan itu seharusnya terjadi di ruang-ruang kelas kita. Namun, pertanyaannya tetap klasik: apakah ini akan menjadi revolusi mental bagi guru dan siswa, atau hanya akan berakhir sebagai tumpukan administrasi baru yang membebani? Peran Guru Poin paling radikal—dan mungkin paling menantang—dari Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 adalah redefinisi peran pendidik. Pasal-pasal di dalamnya secara tegas menggeser posisi guru dari sekadar penyampai materi menjadi tiga peran sekaligus: teladan, pendamping, dan fasilitator.Selama puluhan tahun, sistem pendidikan kita terjebak dalam model teacher-centered, di mana guru adalah satu-satunya sumber kebenaran dan siswa adalah bejana kosong yang harus diisi.  Peraturan baru ini ingin meruntuhkan menara gading tersebut. Guru tidak lagi dituntut untuk menghabiskan materi buku teks (kejar tayang kurikulum), melainkan dituntut untuk mendampingi siswa membangun pengetahuannya sendiri.Ini adalah kabar baik bagi siswa, namun "alarm bahaya" bagi guru yang enggan berubah. Menjadi fasilitator membutuhkan kerendahan hati intelektual dan keterampilan pedagogis yang jauh lebih kompleks daripada sekadar berceramah. Apakah Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) dan pelatihan guru kita sudah siap mencetak "arsitek belajar" seperti ini? Atau kita hanya akan melihat guru yang sama, dengan metode yang sama, namun dengan label administrasi yang berbeda?   Tiga Mantra Baru: Berkesadaran, Bermakna, Menyenangkan   Permendikdasmen ini mengusung tiga prinsip utama pembelajaran: Berkesadaran, Bermakna, dan Menyenangkan.Prinsip "Bermakna" (Meaningful) adalah kritik langsung terhadap budaya hafalan yang selama ini menjadi penyakit kronis pendidikan kita. Materi pelajaran harus relevan dengan kehidupan nyata dan kontekstual. Ini sejalan dengan semangat Deep Learning yang juga didorong oleh Menteri Abdul Mu'ti. Kita tidak butuh siswa yang hafal tahun Perang Diponegoro tetapi tidak paham esensi perjuangan; kita butuh siswa yang mengerti mengapa sejarah itu relevan bagi kehidupannya hari ini. Sementara itu, prinsip "Menyenangkan" (Joyful) adalah tantangan terbesar. Menyenangkan di sini bukan berarti kelas yang penuh gelak tawa tanpa esensi, melainkan suasana psikologis yang aman, bebas dari perundungan (bullying), dan inklusif. Di sinilah letak ujian sesungguhnya. Bagaimana menciptakan suasana menyenangkan jika infrastruktur sekolah masih rusak (meski ada target renovasi 60.000 sekolah di 2026) atau jika kesejahteraan guru masih menjadi isu yang timbul tenggelam? Guru yang stres karena tekanan ekonomi atau administrasi sulit diharapkan menciptakan suasana kelas yang "menyenangkan".   Tantangan Implementasi Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 adalah sebuah dokumen yang indah di atas kertas. Ia menawarkan visi pendidikan yang humanis, holistik (olah pikir, olah hati, olah rasa, olah raga), dan memuliakan siswa. Ini adalah langkah yang tepat untuk memulai tahun 2026.Namun, regulasi hanyalah kompas, bukan nakhoda. Keberhasilan aturan ini tidak ditentukan di kantor kementerian di Senayan, melainkan di ruang-ruang kelas di pelosok desa dan hiruk-pikuk kota. Kuncinya ada pada kepercayaan. Pemerintah harus percaya pada otonomi guru, dan guru harus percaya pada potensi siswa. Tanpa perubahan pola pikir (mindset) dari seluruh ekosistem pendidikan—mulai dari dinas, pengawas, kepala sekolah, hingga orang tua—Permendikdasmen ini hanya akan menjadi macan kertas. Mari kita kawal bersama, agar "standar proses" ini benar-benar memproses manusia Indonesia menjadi pembelajar sejati, bukan sekadar memproses dokumen demi akreditasi. Di bawah payung Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026, guru yang inovatif bukanlah guru yang selalu memakai aplikasi tercanggih. Guru Inovatif adalah guru yang berani keluar dari zona nyaman metode ceramah demi merancang pengalaman belajar yang membuat mata muridnya berbinar karena mereka paham "Untuk apa saya belajar ini?". Nah, esensi dari Permendikdasmen ini adalah memanusiakan hubungan di dalam kelas. Guru tidak lagi dituntut menjadi administrator yang sibuk dengan pemberkasan rumit, melainkan menjadi mitra belajar yang hadir sepenuhnya untuk menumbuhkan potensi murid yang sadar, berdaya, dan bahagia dalam proses belajarnya.

SELAMAT TAHUN BARU 2026

  Salam semangat kebersamaan dan rasa syukur, kami mengucapkan Selamat Ulang Tahun kepada segenap keluarga besar yang berbahagia pada hari istimewa ini. Atas nama Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, kami menyampaikan apresiasi dan doa terbaik. Semoga momentum pertambahan usia ini menjadi sumber motivasi untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan kontribusi positif bagi dunia pendidikan, masyarakat, serta bangsa. Pendidikan yang maju berawal dari insan-insan yang berkarakter, berintegritas, dan terus belajar sepanjang hayat. https://www.instagram.com/reel/DS7IiOrgckD/?igsh=MTZsb2hjcDIyM3owbQ==  https://www.youtube.com/watch?v=s3tPbXVspL4  Sejalan dengan hal tersebut, Kepala SMA Negeri 1 Sumberrejo Bojonegoro beserta seluruh civitas akademika turut menyampaikan ucapan selamat dan doa tulus. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, serta keberkahan dalam setiap langkah. Semoga nilai-nilai keteladanan, semangat belajar, dan dedikasi terus tumbuh, seiring dengan upaya kita bersama mewujudkan generasi pelajar yang berprestasi, berakhlak mulia, dan berdaya saing global. Akhir kata, semoga hari ulang tahun ini menjadi awal dari capaian-capaian yang lebih baik dan bermakna di masa yang akan datang. Salam hormat, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Kepala SMA Negeri 1 Sumberrejo Bojonegoro

Pengumuman Hasil TKA

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Selamat Pagi, Salam Sejahtera, dan Salam Prestasi!   Hari ini adalah momen yang dinantikan. Sebuah hari yang menjadi saksi atas kerja keras, ketekunan, dan doa-doa yang telah dipanjatkan. Setelah melalui rangkaian Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang cukup menantang, tiba saatnya bagi keluarga besar SMAN 1 Sumberrejo untuk menyampaikan hasil evaluasi tersebut. Kami mengucapkan Selamat dan Sukses kepada seluruh siswa-siswi yang telah berhasil meraih hasil terbaik. Pencapaian kalian hari ini adalah cerminan dari dedikasi kalian dalam mengejar ilmu di bawah naungan "Smaness" tercinta. Harapan dan Doa Kami: Semoga hasil yang diraih menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas diri dan tidak cepat berpuas diri. Semoga keberhasilan ini menjadi pembuka jalan yang lebar menuju perguruan tinggi impian dan karir yang gemilang di masa depan. Semoga ilmu yang didapatkan selama proses ini menjadi ilmu yang barokah dan bermanfaat bagi agama, bangsa, serta masyarakat, khususnya di Kabupaten Bojonegoro. Bagi anak-anakku yang mungkin belum mencapai target yang diinginkan, jangan berkecil hati. Jadikan hasil ini sebagai bahan evaluasi untuk bangkit lebih kuat. Ingatlah bahwa kesuksesan bukan hanya soal angka, melainkan soal daya juang yang tidak pernah padam. Mari kita teruskan tradisi prestasi ini. SMAN 1 Sumberrejo: Unggul dalam Prestasi, Santun dalam Budi Pekerti! Berikut adalah lampiran : Klik hasil TKA  Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Sumberrejo, 25 Desember 2025 Kepala SMAN 1 Sumberrejo, Susanto, M.Pd

APEL PEMBUKAAN CLASMEET SMAN 1 SUMBERREJO BOJONEGORO

APEL PEMBUKAAN CLASMEET SMAN 1 SUMBERREJO BOJONEGORO Pada hari ini, SMA Negeri 1 Sumberrejo Bojonegoro menyelenggarakan Apel Pembukaan Clasmeet, dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk pembukaan resmi rangkaian Clasmeet, yang bertujuan untuk meningkatkan kreativitas, sportifitas, kerja sama, dan kompetensi siswa dalam berbagai bidang. Dalam amanatnya, Kepala Sekolah menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, guru pembina, dan peserta yang telah mempersiapkan kegiatan dengan baik. Kepala Sekolah juga menekankan pentingnya sportivitas, kedisiplinan, dan semangat kebersamaan selama kegiatan berlangsung. Apel ini menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa antusiasme dan motivasi bagi seluruh siswa agar mengikuti Clasmeet dengan sungguh-sungguh, menjunjung tinggi nilai sportifitas, dan menunjukkan kemampuan terbaik masing-masing. Semoga kegiatan Clasmeet ini dapat berjalan lancar, memberikan pengalaman positif, dan menjadi sarana pengembangan diri serta pembentukan karakter siswa yang kreatif, kompetitif, dan berprestasi.

SELAMAT MELAKSANAKAN PENILAIAN SUMATIF AKHIR SEMESTER GANJIL 2025

SELAMAT MELAKSANAKAN PENILAIAN SUMATIF AKHIR SEMESTER GANJIL 2025 SMA Negeri 1 Sumberrejo Bojonegoro mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh siswa-siswi dalam mengikuti Penilaian Sumatif Akhir Semester Ganjil 2025. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk mengukur pencapaian kompetensi akademik siswa serta menjadi sarana evaluasi pembelajaran selama satu semester. Kami mengingatkan seluruh peserta untuk mengikuti penilaian dengan disiplin, jujur, dan fokus, serta memanfaatkan kesempatan ini untuk menunjukkan hasil belajar yang maksimal. Semoga semua siswa dapat mengerjakan dengan penuh keyakinan, lancar, dan memperoleh hasil yang memuaskan. Selamat belajar, semangat, dan raihlah prestasi terbaik!

SELAMAT DATANG KEPALA SMAN 1 SUMBERREJO BOJONEGORO BAPAK SUSANTO, M.Pd.

SELAMAT DATANG KEPALA SMAN 1 SUMBERREJO BOJONEGORO BAPAK SUSANTO, M.Pd. SMA Negeri 1 Sumberrejo Bojonegoro dengan penuh sukacita menyambut kehadiran Bapak Susanto, M.Pd. Sebagai Kepala Sekolah yang baru. semoga dengan kepemimpinan Bapak, SMA Negeri 1 Sumberrejo semakin maju, berprestasi, sukses, dan menjadi sekolah yang unggul dalam bidang akademik, nonakademik, serta pengembangan karakter siswa. Kami seluruh civitas akademika siap bekerja sama, mendukung, dan bersinergi dengan Bapak untuk mewujudkan visi dan misi sekolah, menciptakan lingkungan belajar yang inspiratif, serta membentuk generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan berprestasi. Selamat datang dan selamat bertugas, Bapak Susanto, M.Pd. Mari bersama-sama kita wujudkan SMA Negeri 1 Sumberrejo menjadi sekolah kebanggaan masyarakat Bojonegoro.

TERIMA KASIH BAPAK SHOLIHIN, S.Pd, S.T., M.Pd

TERIMA KASIH BAPAK SHOLIHIN, S.Pd, S.T., M.Pd Kami keluarga besar SMA Negeri 1 Sumberrejo Bojonegoro, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak  SHOLIHIN, S.Pd, S.T., M.Pd atas dedikasi, kepemimpinan, dan kerja keras selama memimpin sekolah. Selama masa tugas Bapak, SMA Negeri 1 Sumberrejo Bojonegoro telah berjalan dengan tertib, disiplin, dan penuh semangat. Bimbingan, arahan, dan perhatian Bapak Sholihin kepada guru, tenaga kependidikan, dan siswa-siswi telah memberikan motivasi serta inspirasi bagi kami semua.